Enter your keyword

post

memperingati hari ctev (kaki pengkor) 3 juni 2021 : mengenal penyakit ctev (kaki pengkor) / club foot

memperingati hari ctev (kaki pengkor) 3 juni 2021 : mengenal penyakit ctev (kaki pengkor) / club foot

Congenital Talipes Equinovarus (CTEV) atau kaki pengkor merupakan suatu kelainan bawaan dari kaki yang penyebabnya tidak diketahui secara pasti. Deteksi awal kelainan ini dapat dilakukan selama masa kehamilan dengan bantuan ultrasonografi (USG) selama kontrol kehamilan / Ante Natal Care (ANC) oleh dokter kandungan, dan dapat juga dilakukan setelah bayi Iahir melalui skrining klinis oleh dokter anak atau bidan atau orang tua penderita. Jika dideteksi lebih awal, penanganan dapat dilakukan saat periode yang optimal (1-2 minggu setelah lahir) dengan harapan angka kesembuhan lebih baik.

Pada kaki pengkor, terjadi kekakuan otot dan tendon bagian dalam kaki sehingga tendon menjadi pendek dan menarik kaki ke arah dalam. Penyebab yang pasti belum dapat diketahui. Kelainan ini mulai terbentuk pada awal masa embrionik. Secara fisiologis ketika masih berada di kandungan, posisi kaki memang menghadap ke dalam. Namun, setelah lahir perlahan posisi kaki mulai ke depan dan terlihat normal. Sehingga perlu diwaspadai jika posisi kaki tersebut menetap setelah lahir. Kelainan ini akan semakin berkembang dan semakin sulit pula untuk dikoreksi seiring bertambahnya usia.

Metode terapi yang paling aman dan tepat adalah peregangan kembali tendon-tendon tersebut secara berkala. Waktu terbaik pemakaian gips pada metode ini adalah 1-2 minggu pertama pasca kelahiran, yang dikerjakan oleh dokter spesialis Orthopedi. Penanganan terbaik pada saat ini adalah tatalaksana nonoperatif secara bertahap dengan metode Ponseti yang diperkenalkan oleh Profesor Ignacio Ponseti dari Universitas Lowa, Amerika Serikat. Metode ini terdiri dari beberapa tahapan, yaitu :

  • Pemasangan gips secara berkala yang dilakukan setiap minggu selama kurang lebih 6 minggu. Gips ini untuk mempertahankan hasil koreksi pada kaki pengkor. Penggantian gips umumnya dilakukan diantara interval 7 hari, gips dapat dibuka di rumah dengan mencelupkan ke air hangat. Namun, pada umumnya setelah 5-6x repetisi akan dilakukan evaluasi ulang apakah pasien sudah cukup dengan tatalaksana gips saja ataukah perlu ditambahkan pemanjangan tendon Achilles di tumit dengan cara bedah minimal invasif.
  • Setelah pemasangan gips dinilai sudah cukup berhasil, maka akan dilanjutkan dengan pemakaian sepatu Dennis-Brown. Sepatu ini adalah sepatu khusus untuk penderita kaki pengkor yang dihubungkan denganbar selebar bahu. Sepatu ini berguna untuk mempertahankan posisi kaki paska koreksi.
  • Pemakaian sepatu ini dipakai selama kurang lebih 3 bulan pertama setelah gips terakhir dilepas. Setelah itu anak harus memakai sepatu ini selama 12 jam pada malam hari dan 2-4 jam pada siang hari. Sehingga total pemakaian 14-16 jam dalam sehari sampai anak berusia 3-4 tahun.

#kabupatenbogor #rsudcibinong #rsudterbaik 3rsterbaik

Total Page Visits: 19 - Today Page Visits: 1

Leave a Reply

Your email address will not be published.