Enter your keyword

post

HARI KANKER TULANG 11 april 2021 (KENALI JENIS DAN PENYEBABNYA)

HARI KANKER TULANG 11 april 2021 (KENALI JENIS DAN PENYEBABNYA)

Kanker tulang memang relatif tidak begitu dikenal orang dibanding jenis kanker lain. Tapi penyakit langka ini tak kalah mematikan. Kanker tulang terjadi ketika timbul sel kanker pada jaringan tulang. Sel tumor ganas itu bisa muncul dari dalam tulang, bisa pula merupakan dampak dari adanya kanker pada jaringan organ lain di dalam tubuh.

Di seluruh dunia, hanya ada 1 persen penderita kanker tulang dari total pengidap kanker. Penderitanya mulai dari anak-anak hingga kalangan lanjut usia. Seluruh tulang bisa menjadi lokasi pertumbuhan sel kanker. Tapi kanker tulang paling banyak terjadi di panggul, lengan, dan tungkai.

Kanker tulang dibedakan menurut lokasi ditemukannya sel kanker di tubuh. Terdapat tiga jenis kanker tulang berdasarkan lokasinya

Osteosarcoma

Osteosarcoma adalah jenis kanker tulang yang paling umum. Sel kanker ini memproduksi tulang muda. Biasanya osteosarcoma ditemukan di lengan atau kaki. Kebanyakan orang yang didiagnosis menderita jenis kanker ini berusia di bawah 25 tahun dan lebih sering menimpa pria ketimbang perempuan. Dalam beberapa kasus, osteosarcoma bisa tumbuh di luar tulang (extraskeletal sarcoma).

Chondrosarcoma

Chondrosarcoma adalah tipe kanker langka yang bermula dari tulang atau kadang dalam jaringan lunak di dekat tulang. Lokasi tumor ganas yang memproduksi tulang rawan ini umumnya di paha, panggul, dan pundak pada orang dewasa hingga kalangan lanjut usia.

Ewing sarcoma

Ewing sarcoma merupakan jenis kanker tulang yang umumnya menyerang anak-anak hingga remaja dan orang dewasa. Sel kanker ini tumbuh di tulang atau jaringan sekitar tulang lengan, kaki, tulang belakang, dan panggul. Tumor ganas ini bisa menyebar hingga ke organ lain, seperti paru-paru.

Hingga kini, penyebab pasti kanker tulang sering kali tidak diketahui. Orang bisa tiba-tiba mengalami gejalanya dan butuh penanganan segera. Tapi ada beberapa hal yang berpotensi besar meningkatkan risiko kemunculan kanker tulang, termasuk:

  • Pernah menjalani radioterapi, misalnya karena menderita kanker lain. Paparan radiasi dalam dosis tinggi bisa menyebabkan perubahan pada sel tulang, meski risiko ini sangatlah kecil.
  • Mengalami gangguan tulang, misalnya penyakit Paget atau Ollier.
  • Ada kondisi genetik seperti sindrom Li-Fraumeni yang bisa meningkatkan risiko terkena kanker, termasuk kanker tulang.
  • Mengidap kanker mata yang langka bernama retinoblastoma atau bayi yang lahir dengan masalah hernia pusar.

#kabupatenbogor @rsudcibinong #rsudterbaik #rsterbaik

Total Page Visits: 206 - Today Page Visits: 1

Leave a Reply

Your email address will not be published.